Saya selalu suka hanabi. Paling tidak sampai tadi malam saat ada hanabi di pantai Kashii.
Berdasar pengalaman, memotret hanabi adalah pekerjaan yang sulit. Itu untuk seorang amatir seperti saya. Begitu jepret, hanabinya sudah hilang. Yang tersisa cuma asap dan kegelapan. Atau saat ada hanabi yang bagus, yang tampil di kamera adalah titik-titik tidak jelas sisa kembang apinya.
Pantai Kashii sendiri sudah banyak berubah dari keadaan 4 tahun yang lalu. Sekarang sudah banyak pohon yang terkadang menghalangi pemandangan. Bukan pohonnya yang salah, penontonnya yang terlambat datang jadi tak bisa menemukan posisi enak untuk melihat dan memotret.
Hafiz sangat senang menyaksikan kembang api. Awalnya Zahra terkaget-kaget mendengar dentumannya, tapi kemudian bisa menikmati setelah pindah ke tempat yang agak jauh. Saya? terlalu sibuk memotret, banyak momen hanabi terlewat karena bolak balik mengurusi kamera.
|